< Browse > Home / Science News / Blog article: Penemuan Bata Ringan Oleh LIPI

| Mobile | RSS

Penemuan Bata Ringan Oleh LIPI

October 15th, 2009 | 11 Comments | Posted in Science News

Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia telah menemukan sebuah inovasi terbaru akan dunia material. Laboratorium material LIPI berhasil mengembangkan material yang sangat cocok dengan keadaan Bangsa Indonesia ( yang sering dilanda gempa).

Banyak orang meninggal pada saat gempa bukan karena keadaan gempanya, melainkan karena keadaan konstruksi bangunan nya yang merupakan terdiri dari beton-beton yang sangat berat. Sehingga orang yang tertimpa bisa langsung meninggal.

Penemuan material ini dinamakan ” Bata Ringan ” karena merupakan campuran dari bata biasa dengan alumunium folder. Bata ringan ini sudah teruji dan kekuatan nya sama dengan bata biasa, tetapi berat nya sangat ringan.

batu-bata-atau-batako

Sebelumnya peneliti telah melakukan empat macam percobaan dengan mengkombinasi bata biasa dengan serbuk gergaji, serbuk kelapa, sampah plastik, dan sterofom tetapi kekuatan bahan nya lebih rendah dari bata ringan (kombinasi dengan alumunium folder) miliknya.

Semoga penemuan bata ringan ini dapat menggantikan bata biasa sehingga apabila ada gempa terjadi, maka manusia tidak akan kuatir tertimpuk bangunan mereka karena sangat ringan..

Hidup LIPI..!! (post ini ditulis disaat admin sedang melakukan penelitian di LIPI untuk Skrisi S1)

aditonal tags: bata ringan, pembuatan bata ringan, alumunium folder, batu bata ringan, harga batu bata ringan, batako ringan, bahan bata ringan, penggunaan bata ringan, berat bata ringan, penemuan lipi
Leave a Reply 1453 views, 3 so far today |
Tags:

Random Posts


Follow Discussion

11 Responses to “Penemuan Bata Ringan Oleh LIPI”

  1. aryo halim (3 comments) Says:

    yg pasti harus tahan pencuri dan api jg ya :)

  2. maria (1 comments) Says:

    penemuan baru  wah  boleh juga  nih tapi  harganya  mahal  gak

  3. mokhamad rusyanto (3 comments) Says:

    PEMDA bersama para DPRD harus SADAR bahwa konsep bangunan yang diciptakan nenek moyang dimana mereka 2x mendisain bangunan berkonsep nature used….KITA semua sekarang BACK TO NATURE…penggunaan material alamiah spt kayu bambu batu daun dll akan lebih adaptif bila ada gempa dibanding BETON.cOBA LIAT rumah gadang tetap berdiri disaat rumah beton ambruk….Jadi kesimpulannya berkonsep kembali ke alam…

  4. DanielDPK (4 comments) Says:

    boleh juga nih inovasinya..semoga saja hasil penelitian ini masih ekonomis sehingga harga terjangkau oleh semua lapisan masyarakat…soalnya bata ringan yang selama ini beredar harganya cukup mahal..

    <a href=”http://main-conspiracies.blogspot.com/2009/10/kerja-keras-adalah-energi-kita.html“> Kerja Keras Adalah Energi Kita</a>

  5. Lina Marliana (5 comments) Says:

    Sangat ringan, tp mudah ambrol ga ?

  6. Bang Ancis (1 comments) Says:

    Mudah2an berguna dan cepat direalisasikan dalam pembangunan….

    Salut buat penemuan ini

  7. NoRLaNd (2 comments) Says:

    awh,…. Nice info ne…

  8. kanwara (1 comments) Says:

    kalau ringan tapi kuat tidak masalah, gmn klo ga kuat apalagi klo musim hujan n angin kayak sekarang?

    bdw thanks infonya sob..

  9. Aris Setiadi (1 comments) Says:

    Wow…,handal tuh hasil LIPI……….

  10. admin (22 comments) Says:

    @aryo : tahan api betul, kalau tahan pencuri gak jamin deh

    @m. rusyanto : anda cerdas, semua ini pasti menuju ke Nature lagi..(tentunya dengan IPTEK)

    @Daniel : Mungkin harga nya bisa bersaing karena pembuatan nya juga sangat mudah

    @Lina : tidak kok, kan sudah teruji sebelumnya

    @bang ancis : Pepatah mengatakan ” Indonesia sebenernya adalah dilahirkan sebagai manusia cerdas ”

    @Norland : nice pasti….so pasti

    @Kanwara : kuat pastinya, sudah teruji kok

    @aris : Namanya juga LIPI…(Kaum ilmuwan semua tuh didalamnya)…. :)

  11. andy (1 comments) Says:

    lokasi sekitar saya adalah pegunungan kapur . apa tehnologi ini bisa dikembangkan di tempat saya dengan metode yg murah dan sederhana. sukses selalu. thy. 081334742369

Leave a Reply

Comments links could be nofollow free.