< Browse > Home / Science News / Blog article: Gerhana Bulan (lunar eclipse) Penumbra 7 Juli 2009

| Mobile | RSS

Gerhana Bulan (lunar eclipse) Penumbra 7 Juli 2009

July 8th, 2009 | 3 Comments | Posted in Science News

gerhana

gerhana

Pada Selasa 7 Juli 2009 telah terjadi peristiwa Gerhana Bulan Penumbral, yakni satu kondisi dimana bundaran Bulan yang sedang menuju ke fase purnamanya tertutupi oleh bayangan tambahan (penumbra) Bumi. Gerhana ini merupakan gerhana pembuka dari sebuah “parade gerhana” selama 30 hari ke depan dimana secara berturut-turut akan terjadi 3 gerhana sekaligus yakni Gerhana Bulan Penumbral 7 Juli 2009, Gerhana Matahari Total 22 Juli 2009 dan Gerhana Bulan Penumbral 6 Agustus 2009. Parade gerhana semacam ini terakhir kali terjadi 9 tahun silam tepatnya pada bulan Juli 2000.

Secara kasat mata gerhana penumbral sangat sulit untuk diamati, karena hanya terjadi penurunan kecemerlangan pada Bulan tanpa adanya penutupan sebagian atau keseluruhan bundaran Bulan oleh bayangan Bumi. Gerhana penumbral hanya bisa dideteksi oleh mereka-mereka yang memiliki penglihatan tajam ataupun menggunakan alat optik seperti binokuler/teleskop, sehingga terjadinya penurunan kecemerlangan Bulan bisa diidentifikasi.

Gerhana akan berlangsung sejak pukul 15:40 WIB ketika terjadi kontak awal penumbra (P1). Dan gerhana akan berakhir pada pukul 17:38 WIB ketika terjadi kontak akhir penumbra (P4). Sehingga secara keseluruhan durasi gerhana penumbral ini adalah 1 jam 58 menit. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 16:39 WIB dimana pada kondisi ini penumbra Bumi menutupi 14,9 % luas permukaan bundaran Bulan.

Sayangnya gerhana tidak bisa disaksikan secara utuh dari seluruh wilayah Indonesia. Peta keterlihatan gerhana menunjukkan penduduk di propinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Irian Jaya Barat dan Papua dapat menyaksikan gerhana ini namun dalam kondisi ketika Bulan sedang terbit. Sehingga durasi gerhana untuk tiap titik pada propinsi-propinsi tersebut cukup singkat. Di kota Samarinda, misalnya. Bulan terbit pada pukul 18:25 WITA sementara gerhana berakhir pada pukul 18:38 WITA, sehingga durasi gerhana hanya 13 menit. Durasi gerhana yang terpanjang ada di kota Jayapura, dimana Bulan terbit pada pukul 17:47 WIT dan gerhana berakhir pada 19:38 WIT sehingga durasinya sebesar 1 jam 51 menit.

Posted by: “Ma’rufin Sudibyo” marufins@yahoo.com marufins

Mon Jul 6, 2009 7:14 pm (PDT)

untuk image yan lebih besar bisa di lihat di sini

aditonal tags: apakah penumbra?, gerhana bulan penumbra, puisi cinta tentang gerhana bulan
Leave a Reply 491 views, 1 so far today |

Random Posts


Follow Discussion

3 Responses to “Gerhana Bulan (lunar eclipse) Penumbra 7 Juli 2009”

  1. Yari NK (1 comments) Says:

    Biasanya gerhana bulan memang dianggap kurang fenomenal ya, sehingga tidak begitu menarik perhatian orang.

    Salam kenal juga. Terims ya telah mampir di blog saya. :)

  2. ibnu (10 comments) Says:

    aku menunggu hasil quick qount pilpres y!!!!

    semangat Pak!!!

  3. Stop Dreaming Start Action (11 comments) Says:

    ya kalau gerhana bulan memang kurang menarik perhatian,..

Leave a Reply

Comments links could be nofollow free.